0726 | 04 - Semua Akan berlalu, dan Hanya Kenangan

2026-07-31 07:01:17 | Diperbaharui: 2026-07-31 07:01:17
0726 | 04 - Semua Akan berlalu, dan Hanya Kenangan
Caption

EMBUH PAGI 0726 | 04

SEMUA AKAN BERLALU, DAN HANYA KENANGAN

Sebuah Refleksi tentang Hidup, Kehidupan, dan Penghidupan dari Sudut Pandang EMBUH dengan Konsep Berpikir Out of The Box

Setiap pagi datang membawa harapan. Setiap senja mengajarkan perpisahan. Dan setiap malam mengingatkan bahwa satu hari lagi telah berlalu.

Begitulah kehidupan.

Tidak ada yang benar-benar menetap. Kebahagiaan akan berlalu. Kesedihan pun akan berlalu. Pertemuan akan berganti perpisahan. Tangis akan berganti tawa. Bahkan, suatu hari nanti, kita pun akan menjadi bagian dari kenangan orang-orang yang kita cintai.

Berpikir Out of The Box, mungkin yang paling berharga dalam hidup bukanlah seberapa lama kita hidup, melainkan jejak kebaikan yang kita tinggalkan di hati orang lain.

Dalam Embuhisme, waktu adalah guru yang paling adil. Ia tidak pernah berhenti, tidak pernah menunggu siapa pun, dan tidak pernah kembali. Yang tersisa hanyalah cerita, pelajaran, dan kenangan.

Kita sering mengejar banyak hal seolah semuanya akan menjadi milik kita selamanya. Padahal rumah bisa berganti pemilik, jabatan bisa berakhir, harta bisa habis, dan tubuh pun akan menua. Yang tetap hidup adalah nilai-nilai yang pernah kita tanamkan dalam kehidupan orang lain.

Ada orang yang telah lama tiada, tetapi namanya masih disebut dengan doa. Ada pula yang masih hidup, tetapi kehadirannya nyaris tak meninggalkan makna.

EMBUH mengajarkan agar kita tidak terlalu larut dalam kesedihan ketika kehilangan, dan tidak terlalu terlena ketika memiliki. Karena semuanya hanyalah titipan yang suatu saat akan kembali kepada Pemilik-Nya.

"Mbuh priben carane... kersane Gusti Allah."

Kalimat itu mengingatkan bahwa hidup bukan tentang menggenggam semuanya, tetapi belajar merelakan ketika waktunya tiba. Sebab setiap pertemuan telah membawa pesan, dan setiap perpisahan telah meninggalkan pelajaran.

Refleksi Pagi

Hari ini, renungkanlah:

  • Jika hari ini menjadi hari terakhirku, kenangan seperti apa yang akan kutinggalkan?
  • Apakah kehadiranku membawa ketenangan atau justru meninggalkan luka?
  • Sudahkah aku lebih banyak mengumpulkan kebaikan daripada sekadar mengejar pencapaian?
  • Siapa yang perlu aku maafkan atau aku mintai maaf sebelum semuanya benar-benar berlalu?

Karena pada akhirnya...

Yang dikenang bukanlah seberapa banyak yang kita miliki, tetapi seberapa besar manfaat yang pernah kita berikan.

Salam EMBUH,
{{{ Positif, Sehat dan Bahagia }}}


CATATAN

EMBUH adalah akronim dari Empowerment, Mindfulness, Behavior, Unconscious, Healing.

EMBUHISME adalah konsep pemikiran Out of The Box tentang Hidup, Kehidupan, dan Penghidupan dari sudut pandang yang EMBUH (Empowerment, Mindfulness, Behavior, Unconscious, Healing).

Buku "Aku Wong Embuh"
Untuk pemesanan, hubungi 0858-6767-9796.

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Suka dengan Artikel ini?
0 Orang menyukai Artikel Ini
avatar