Hi, Koteker dan Kompasianer. Apa kabar? Masih sehat dan bahagia?
Kemaren, Komunitas Traveler Kompasiana dan Pesanggrahan Indonesia e.V Bonn sudah menyelenggarakan Kotekatalk-276 dengan live streaming dari Moskow. Narasumber mbak Palupi Mustajab, kebetulan sedang berada di sana. Putrinya yang diplomat wajib dikunjungi setelaha lama tidak bersua. Bersama suaminya, mbak Palupi terbang dalam situasi perang di Timur - Tengah. Akibatnya, perjalanan 8 jam lebih lama dari biasanya.
Menurut admin Koteka offline itu, Basilika di Red Square bisa ditemukan juga di Kalasan, Jogjakarta. Berkunjung ke basilika aslinya, mbak Palupi merasa bersyukur. Selain itu, tempat wisata lain yang bisa dikunjungi adalah:
- Istana presiden Putin
- Mall Moskow
- Katedral
- Kapal cruise
Kuliner Rusia belum dicobanya. Untung saja Po Vietnam pas di lidah. Sedangkan keju dan salat, menjadi masakan yang nantinya nggak sulit untuk diadaptasi.
Tips bagi yang ingin ke Rusia atau negara di luar Indonesia adalah sebagai berikut:
- Bawa dolar atau Euro karena lebih mudah ditukar.
- Membawa makanan kecil untuk pengganjal saat perjalanan, mengingat reroute menjadi panjang sampai tujuan. Ia sendiri membawa empek-empek dan mi Instan Indonesia
- apply visa online seharga RP 900.0000,oo
Semoga masa stay 2 minggu akan bermanfaat dan banyak kenangan mbak Palupi dan suaminya.
Nah, dari Rusia, mimin ajak kalian ke Poppelsdorf di Bonn, Jerman. Lokasi yang nggak jauh dari Bonn itu tentunya menyemangati mbak Siti Asiyah selaku narasumber, dari lokasi di mana ia terbiasa beraktivitas.
Tempat mana saja yang direkomendasikan untuk dikunjungi di sana. Walaupun namanya Poppels-dorf atau desa Popel, lengkapkah fasilitas untuk warga? Berapa harga tike di lokasi?
- Untuk tahu jawabannya, simak Kotekatalk-278 pada:
- Hari/Tanggal: Sabtu, 19.00 CEST Berlin atau 16 WIB Jakarta
- Link: di SINI
Begitulah koreksi dari Koteka, semoga abermanfaat. Buah durian harum baunya, buah manggis manis rasanya. Bersama komunitas Traveler Kompasiana, kita bangkitkan pariwisata Indonesia.
Salam Koteka. (Gana Stegmann)