Parenting Satu Suara, Kenapa Penting?

2026-04-16 11:45:08 | Diperbaharui: 2026-04-16 11:45:08
Parenting Satu Suara, Kenapa Penting?
Kajian wali murid SD Muhammadiyah 47 Bekasi

Perbedaan Respon Orang Tua: Apa Dampaknya?

Jika ayah dan ibu tidak konsisten:

 Prinsip Utama: Konsistensi Lebih Penting daripada Kesempurnaan

Tidak harus selalu sama 100%, tapi:

Orang tua perlu terlihat “satu suara” di depan anak

 Strategi Menghadapi Perbedaan

1.  Sepakati Aturan Inti (Core Rules)

Contoh:

  • Waktu screen time
  • Jam tidur
  • Batas penggunaan HP/game

 Tentukan bersama:

  • Apa yang boleh
  • Apa yang tidak boleh
  • Konsekuensinya

2.  Diskusi Berdua, Bukan di Depan Anak

Jika ada perbedaan:

  • Jangan debat di depan anak
  • Sampaikan ke pasangan secara privat:

    “Menurutku kalau terlalu longgar, anak jadi sulit dikontrol. Gimana kalau kita samakan?”

MC, Qoriah, dan Saritilawah

3.  Gunakan “Jalan Tengah”

Jika satu orang tua cenderung:

  • Terlalu tegas ❌
  • Terlalu longgar ❌

 Cari titik tengah:

  • Tegas tapi tetap hangat (authoritative parenting)

4.  Fokus pada Tujuan, Bukan Ego

Tanyakan:

“Apa yang terbaik untuk anak?”
Bukan:
“Siapa yang benar?”

5.  Sampaikan ke Anak dengan Narasi Bersama

Contoh:

“Ayah dan Ibu sudah sepakat, kamu boleh main game 1 jam saja, setelah itu istirahat.”

 Pesan Penting untuk Orang Tua:

  • Anak butuh aturan yang jelas + kasih sayang
  • Bukan orang tua yang selalu benar, tapi orang tua yang konsisten dan bisa diajak dialog
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Suka dengan Artikel ini?
0 Orang menyukai Artikel Ini
avatar