Lomba menulis Kokober bertema “Pelajaran dari Masa Kecil” telah selesai diselenggarakan.
Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh sahabat yang telah turut menulis, berbagi kisah, dan menghadirkan inspirasi melalui karya terbaiknya.
Berikut karya dan nama peserta yang telah berpartisipasi:
1. Jangan Jadi Seperti Ayah — Bayu Syamsudin
2. Masa Kecil Berkesan, Mengajarkan Berbagi Sekecil Apapun yang Dimiliki — Airani Listia
3. Bau Lumpur, Sandal Jepit Putus, dan Omelan Ibu yang Baru Saya Mengerti Sekarang — Berliani November Rain
4. Bentengan, Kasti, Main Bola, Perang-perangan, Kenangan Masa Kecil — Irvan Sjafari
5. Gagal Beasiswa S3 dan Rahasia Nasihat Ibu yang Baru Terjawab — Ivan Igo
6. Pelajaran Berharga dari Halaman Belakang Rumah di Wonogiri — Dimas Nurlaili
7. Kolaborasi Pola Asuh Orang Tuaku yang Berbeda: Cerita dari Ruli Batam — Rahel Ulina br Sembiring
8. Tiga Nasihat Bapak yang Mengabadi — Agustina Purwantini
9. Belajar Menjadi Perempuan Mandiri Dari Ibu — Tri Wahyu Handayani
10. Permainan Masa Kecil, Menyenangkan dan Beri Segudang Kenangan — Rinta Wulandari
11. Pelajaran dari Rumah yang Terlalu Cepat Sepi — Vian Alvian
12. Mentor Keuangan Terbaik Itu Bernama Bekel dan Monopoli — Erinintyani Shabrina
13. Dari Masa Kecil, Kota ke Kota, dan Sepertiga Kisi-Kisi Kehidupan — Alief Ramdan Saputra
14. Bersepeda, Mendapat Kepercayaan saat Remaja — Hamdali Anton
15. Kembalikan ke Tempat Semula, "Mantra" Ibu yang Tetap Relevan Sampai Hari Ini! — Kaekaha
16. BUAH MUNDU: Harta Karun di Batas Dusun — Kang Nur Official
17. Kenangan Tiap Melihat Orang Bersepeda — Annafi K
18. Pelajaran dari Dapur Michiek — Ulfa Khairina
19. Pengalaman Masa Kecil Tak Terlupakan — Sutiono Gunadi
20. Pelajaran dari Telur Dadar — Diana Soesilo
21. Nenek dan Sebuah Kesadaran yang Mengubah Hidup Saya — Jihan Mufidah
22. Musi Rawas dan Makanan Khasnya; Nostalgia Rasa yang Menyimpan Rindu — Andini Heliumssi
23. Ikut-ikutan yang Mengajarkanku Bahwa Tidak Semua Hal Harus Diiyakan — Iin Arini Nainggolan
24. Dari Rumah yang Sederhana Menuju Maraton Kehidupan yang Bermakna — Muhamad Taufan
Saat ini proses penjurian sedang berlangsung. Nantikan pengumuman pemenangnya dalam waktu dekat ya.
Salam Kokober, salam berbagi.