Hi, Koteker dan Kompasianer. Apa kabar? Masih sehat dan bahagia?
Sabtu lalu, Komunitas Traveler Kompasiana dan Pesanggrahan Indonesia e.V Bonn, sudah menyelenggarakan Kotekatalk-298 yang membahas Kotekatrip-8 di Bandara Sutta.
Admin offline Palupi Mustajab selaku narasumber menceritakan dari awal trip mulai pendaftaran sampai laporannya. Menurutnya, banyak Kompasianer yang membaca, mendaftar tapi lupa mengirim data kepadanya. Ini menyulitkan karena informasi tersebut dibutuhkan untuk membuat Whatsapp group demi mengatur acara pra, selama dan pasca.
Akhirnya, delapan peserta hadir di Bandara Soekarno- Hatta. Pasca ditutupnya bandara lantaran erupsi anak Krakatau, suasana tampak berbeda, banyak penerbangan yang masih dibatalkan tapi banyak juga yang berangkat juga.
Dalam acara, disebutkan bahwa peserta mendapatkan apresiasi dari Komunitas Traveler Kompasiana dan My Bag is Your Bag; kemeja batik untuk prianya, kebaya encim putih untuk perempuan. Khusus admin, warnanya, merah muda dengan motif bunga-bunga. Saat didokumentasikan dengan membawa spanduk Koteka, menyala sekali.
Ditambahkan oleh mbak Palupi bahwa mereka yang berangkat dari kota di luar Jakarta, sebaiknya belanja di Jakarta, jika melakukan penerbangan ke luar negeri karena muatan bagasinya berbeda. Namun, harus diingat bahwa persediaan toko retail toko di bandara terbatas karena tempatnya lebih kecil, harganya pun lebih mahal dari toko retail di luar bandara.
Dari Jakarta, kita ke Semarang. Komunitas Traveler Kompasiana, bekerjasama dengan Rumpin Bangjo menyelenggarakan Kotekaction-3. Pembagian sepatu bagi 21 anak jalanan berjalan lancar pada tanggal 13 September 2026.
Siapa saja anak jalanan yang mendapatkan bantuan sepatu? Bagaimana pengaturan pembagiannya? Bagaimana gambaran sepatu yang dibagikan? Bagaimana panitia mendapatkan sepatu tersebut? Apa harapan panitia dengan pembagian sepatu? Untuk tahu jawabannya silakan bergabung dalam Kotekatalk-299 pada:
- Hari/Tanggal: Sabtu, 19 September 2026
- Pukul: 16.00 WIB Jakarta/ 11.00 CEST Berlin
- Link: DI SINI
Kegiatan Kotekaction ini menjadi program koteka offline selain Kotekatrip. Semoga kegiatan di lapangan ini memberikan manfaat, hikmah dan menginspirasi semua.
"Pergi ke Semarang makan tahu gimbal, supaya tak malang seringlah beramal."
Jumpa Sabtu sore.
Salam Koteka. (Gana Stegmann)