0926 | 03 - Jangan Tahan Tangismu, Menangislah Karena Kamu Hanya Manusia

2026-09-13 05:13:55 | Diperbaharui: 2026-09-13 05:13:55
0926 | 03 - Jangan Tahan Tangismu, Menangislah Karena Kamu Hanya Manusia
Caption

EMBUH PAGI 0926 | 03

JANGAN TAHAN TANGISMU, MENANGISLAH KARENA KAMU HANYA MANUSIA

Sebuah Refleksi tentang Hidup, Kehidupan, dan Penghidupan dari Sudut Pandang EMBUH dengan Konsep Berpikir Out of The Box

Kadang saya merasa kita terlalu sibuk ingin terlihat kuat.

Ketika sedih, kita tahan.
Ketika kecewa, kita sembunyikan.
Ketika terluka, kita bilang, “Saya baik-baik saja.”

Padahal mungkin sebenarnya tidak.

Saya pernah berpikir, menangis itu tanda kelemahan. Seolah-olah orang yang kuat adalah orang yang tidak pernah menangis.

Ternyata saya keliru.

Menangis bukan berarti kita lemah. Menangis hanya mengingatkan bahwa kita manusia.

Ada saatnya pikiran sudah terlalu penuh, hati sudah terlalu sesak, sementara mulut tidak tahu harus bercerita kepada siapa.

Maka biarkan air mata berbicara.

Tidak perlu malu ketika menangis. Tidak perlu merasa gagal hanya karena hari ini kita tidak sekuat biasanya.

Bukankah kita memang manusia?

Kita bisa lelah.
Kita bisa kecewa.
Kita bisa kehilangan.
Kita bisa takut.
Kita bisa menangis.

Dan setelah menangis, bukan berarti semua masalah langsung selesai.

Tetapi setidaknya kita sudah berhenti sebentar untuk mengakui kepada diri sendiri:

“Ya, ternyata saya sedang tidak baik-baik saja.”

Bagi saya, justru kejujuran kepada diri sendiri adalah bagian dari kesadaran.

Menangislah jika memang ingin menangis. Setelah itu, tarik napas perlahan, bersihkan air mata, lalu kembali melangkah.

Tetap ikhtiar.

Tetap berusaha.

Dan ketika kita sudah melakukan apa yang kita mampu, belajar mengatakan:

“Mbuh priben carane... kersane Gusti Allah.”

Karena menjadi manusia bukan tentang selalu kuat.

Kadang menjadi manusia adalah berani mengakui bahwa kita sedang rapuh, lalu tetap percaya bahwa Allah akan memberi kita kekuatan untuk melanjutkan perjalanan.

Jangan tahan tangismu.
Menangislah... karena kamu hanya manusia.

Salam EMBUH,
{{{ Positif, Sehat dan Bahagia }}}

CATATAN :
EMBUH adalah akronim dari Empowerment, Mindfulness, Behavior, Unconscious, Healing.

EMBUHISME : Konsep Pemikiran “Out of The Box” tentang Hidup, Kehidupan dan Penghidupan dari Sudut Pandang yang EMBUH (Empowerment, Mindfulness, Behavior, Unconscious, Healing).

Buku “Aku Wong Embuh” untuk pemesanan bisa hubungi 0858-6767-9796.

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Suka dengan Artikel ini?
0 Orang menyukai Artikel Ini
avatar