Kepada 25 peserta, Pulpen Kompasiana memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas partisipasinya dalam Sayembara Cerpen XXXVIII.
1. Mimpi yang Tak Berhenti di Balik Seragam Putih Abu-Abu - Kiki Wahyuni
2. Belum Masuk - Hafizha Nabilah Zhafarina
3. Ibu, Aku Tidak Kuat Lagi - Sri Nur Aminah
4. Sepotong Kapur di Balik Jeruji - Berliani November Rain
5. Bisikan Malam Natal - Auranita Darmawan
6. Rahim di dalam Gelas - Elisabet Simanjuntak
7. Kardus Impian Widodo - Widodo Antonius
8. Indy Biningging - Greg Satria
9. Mahakarya Pemimpin Terpilih - Gunawan Wibisono
10. Pertarungan Jam Tiga Pagi - T. Ernayuni
11. Cinta Yang Tak Dicerna - Nina Sulistiati
12. Negeri yang Tak Pernah Belajar - A.S. Ishak
13. Guru dari Dimensi Lain - Ilham Rosadi
14. Batu Neraka Di Mulutku, Buah Zaitun Di Duburku - Gema Surya Hendrawan
15. Rahasia Kepintaran Gani - Moh Ihsanuddin
16. Ruang B403 - Eni Merryana
17. Berkas Darah di Bawah Lantai - Arroofu Sekar Yulintantia
18. Demi Status - Hamdali Anton
19. Surat Penangkapan - Tyo Mokoagow
20. Rahasia Cap Jempol Pak Bakri - Kaekaha
21. Aku Juga Ingin Menjadi Emas - Ael
22. Besok, Kita Akan Menjadi Orang Lain – gahpraja
23. Perempuan dengan Angka-Angka yang Bergelayutan di Kepalanya - Erry Yulia Siahaan
24. Surat yang tak pernah terkirim - A. Sukma Asar
25. Kedasih Tak Bersayap - Tia Sulaksono
Untuk informasi, penjurian memasuki tahap akhir. Simak pemenangnya dalam waktu dekat.
Salam.