Apresiasi Peserta Sayembara Cerpen Pulpen XXXVIII

2026-09-20 16:09:48 | Diperbaharui: 2026-09-20 16:09:48
Apresiasi Peserta Sayembara Cerpen Pulpen XXXVIII
Apresiasi peserta Sayembara Cerpen Pulpen XXXVIII, dokumen Pulpen.

Kepada 25 peserta, Pulpen Kompasiana memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas partisipasinya dalam Sayembara Cerpen XXXVIII.

1. Mimpi yang Tak Berhenti di Balik Seragam Putih Abu-Abu - Kiki Wahyuni 

2. Belum Masuk - Hafizha Nabilah Zhafarina 

3. Ibu, Aku Tidak Kuat Lagi - Sri Nur Aminah

4. Sepotong Kapur di Balik Jeruji - Berliani November Rain 

5. Bisikan Malam Natal - Auranita Darmawan 

6. Rahim di dalam Gelas - Elisabet Simanjuntak 

7. Kardus Impian Widodo - Widodo Antonius 

8. Indy Biningging - Greg Satria 

9. Mahakarya Pemimpin Terpilih - Gunawan Wibisono 

10. Pertarungan Jam Tiga Pagi - T. Ernayuni 

11. Cinta Yang Tak Dicerna - Nina Sulistiati 

12. Negeri yang Tak Pernah Belajar - A.S. Ishak 

13. Guru dari Dimensi Lain - Ilham Rosadi 

14. Batu Neraka Di Mulutku, Buah Zaitun Di Duburku - Gema Surya Hendrawan 

15. Rahasia Kepintaran Gani - Moh Ihsanuddin 

16. Ruang B403 - Eni Merryana 

17. Berkas Darah di Bawah Lantai - Arroofu Sekar Yulintantia 

18. Demi Status - Hamdali Anton 

19. Surat Penangkapan - Tyo Mokoagow 

20. Rahasia Cap Jempol Pak Bakri - Kaekaha 

21. Aku Juga Ingin Menjadi Emas - Ael 

22. Besok, Kita Akan Menjadi Orang Lain – gahpraja

23. Perempuan dengan Angka-Angka yang Bergelayutan di Kepalanya - Erry Yulia Siahaan 

24. Surat yang tak pernah terkirim - A. Sukma Asar 

25. Kedasih Tak Bersayap - Tia Sulaksono

Untuk informasi, penjurian memasuki tahap akhir. Simak pemenangnya dalam waktu dekat.

Salam.

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Suka dengan Artikel ini?
2 Orang menyukai Artikel Ini
avatar