Hi, Koteker dan Kompasianer. Apa kabar? Masih sehat dan bahagia?
Kotekaran atau Koteka pameran, di mana koteka buka stand dan memamerkan keindahan Indonesia lewat foto dan pernak-pernik Indonesia. Koteka pernah mengadakan pameran di both Jakarta, Semarang, Frankfurt dan Keilheim.
Apa tujuannya? Tentu nggak hanya mengumandangkan nama Indonesia tapi siapa yang jaga stand atau booth, kalau nggak Koteka, Komunitas Traveler Kompasiana. Karena kegiatan Koteka kebanyakan ada di Jakarta, memang ada baiknya untuk melakukan sounding di kota-kota lain di dunia. Komunitasnya kecil, admin dan anggotanya nggak banyak tapi efek media sosial akan membesarkan nama Koteka. Bisa, ya?
Untuk itu, Koteka akan mengulang pameran, membuka stand di acara Pesta Rakyat Eropa di sana. Acara yang merupakan rangkaian dari Interkulturelle Woche dari Jerman itu tak hanya ingin melestarikan budaya Indonesia tapi juga dari beragam negara lainnya yang terlibat. Kegiatan akan diselenggarakan pada:
- Hari/Tanggal: Sabtu- Minggu, 2-3 Oktober 2026.
- Pukul: 10.00 - 18.00 CEST Berlin atau 15.00-22.00 WIB Jakarta
- Tempat: Cafe Kantin, Keilheim, Jerman
Tanggal 3 Oktober 2026 kebetulan diperingat masyarakat Jerman sebagai hari persatuan Jerman Barat dan Jerman Timur. Makanya gawe ini tentunya akan sangat istimewa, dengan aura kegembiraan Jerman yang kuat bersatu.
Panita terdiri dari mbak Ria dari Ria Bavaria Keilheim, mbak Siti dari Pesanggrahan Indonesia e.V, aku mewakili Komunitas Traveler Kompasiana, pemda Keilheim dan beragam komunitas di Jerman dan diaspora Indonesia.
Panggung akan digelar dan diisi tarian, lagu dan dikelilingi stand pameran beragam negara.
"Buah durian harum baunya, buah manggis manis rasanya. Bersama Komunitas Traveler Kompasiana, kita keliling dunia."
Jumpa Minggu.
Salam Koteka. (Gana Stegmann)