Kotekatalk-273: Aneka Persiapan Halalbihalal di Freiburg, Jerman
Di Jerman ada halalbihalal juga, lho (dok. Ayulah)

Kotekatalk-273: Aneka Persiapan Halalbihalal di Freiburg, Jerman

Mulai : Sabtu, 21 Maret 2026 16:00 WIB
Selesai : Sabtu, 21 Maret 2026 16:45 WIB
zoom
0
10
19
39
Hari Jam Menit Detik
0 Peserta Mendaftar

Hi, Koteker dan Kompasianer. Apa kabar? Masih sehat dan bahagia, bukan.

Komunitas Traveler Kompasiana dan Pesanggrahan Indonesia e.V Bonn mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri, bagi yang merayakan. Semoga semua kembali suci dan menikmati keindahan hari istimewa bersama keluarga dan orang terdekat. Jangan lupa tetap menjaga silaturahim dan kesehatan.

Sabtu lalu, dalam Kotekatalk-272 telah dikupas informasi tentang Yordania. Negara ini sedang viral karena perang Amerika-Israel dan Iran yang menyerang Dubai hingga menyebabkan traffic penerbangan terganggu. Di antaranya berdampak pada turis dari Indonesia yang sedang berada di Yordania dalam rangka tur religi.

Itulah sebabnya, pak Taufik Hidayat aka Taufik Uieks menceritakan bagaimana ia menikmati negara tersebut dengan aman dan nyaman, tanpa kekhawatiran yang terjadi akhir-akhir ini. 

Inti dari obrolan adalah iming-iming ke sana karena nggak perlu melamar visa untuk berkunjung. Tinggal bawa paspor yang masih berlaku, antri dan membayar Visa on Arrival untuk 30 hari. 

Bagaimana perjalanan ke sana?

Berawal dari tugas dari Abu Dhabi ke London, dosen itu ambil cuti selama 1 minggu, sehingga memudahkannya untuk berkunjung ke Yordania. Selama 4 malam dengan Royal Jordan, pesawat berwarna hitam mendarat di Damaskus, yang hanya kurang dari 1 jam ke Aman atau 5 jam ke London. 

Di dalam pesawat, penulis 1001 Masjid di 5 Benua itu mendapatkan pengalaman unik. Obrolan bersama ibu-ibu di dalam pesawat, membuatnya makin bangga jadi orang Indonesia. Jakarta! Ya, kota ini sangat dikenal di negara dengan 10 juta penduduk itu. Dari bandara Queen Aliyah, hanya 40 menit ke kota. Memanfaatkan fasilitas taksi kuning, pak Taufik menghitung. Ingat, waktu itu satu JD sama dengan 0,7 USD. Jadinya, bayarnya patungan atau pakai taksi salome rame-rame. Aman.

Tempat apa saja yang direkomendasikan traveler ini?

  • Ampi theater
  • Gunung Nebo, di mana ada kisah Nabi Musa di sana
  • Menjelajah kota Amman
  • Jara dam
  • Laut mati, yang ternyata danau bukan laut
  • Petra, yang memiliki sejarah religi tinggi

Jadi karena nggak repot urus visa dan ngiler ke sana? Datanglah ke sana di luar musim panas. Januari jadi rekomendasi.  

Dari Yordania, kita ke Jerman. Kali ini kota Freiburg, di mana banyak diaspora yang tinggal di sana. Mulai dari kuliah, kerja sampai menikah. Saking banyaknya orang Indonesia, nggak heran kalau ada perkumpulan bangsa kita di sana. Namanya Indonesische Gruppe Freiburg und Umgebung. Ada arisan di sana. Ada pertemuan lain seperti natalan dana lebaran. Bagaimana dengan halalbihalal yang memang sedang diadakan warga Indonesia di seluruh dunia?

Adalah mbak Ayulah Suriptiani-Rieper. Salah satu orang penting di IGFU Freiburg itu juga pengasuh anak. Perempuan yang lahir di Malang, 8 April 1966 itu lulusan IKIP Malang Jurusan Pendidikan Luar Sekolah (PLS). Lebih dari 30 tahun, mbak Ayuk tinggal di Jerman. Dikaruniai 2 anak perempuan, ia tetap berkarya sebagai Tagesmutter.

Melukis menjadi hobi terbarunya. Di sela-sela hari-harinya, ia pengurus di Haus der Begegnung Landwasser, organisator kursus memasak, pengurus organisasi Feministische Werkstatt, Freiburg. Di mana kegiatan utamanya adalah Empowerment untuk pengungsi yang mengalami rasismus dan sexismus.  

Sebagai salah satu organisator acara halalbihalal besok hari Minggu, 22 Maret 2026, ia akan menceritakan kepada kita tentang aneka persiapannya. Siapa saja yang terlibat dalam pengaturan acara? Bagaimana dengan bea acara? Kuliner apa saja yang akan disajikan oleh panitia dan WNI yang akan hadir? Berapa orang yang akan datang? Di mana lokasi yang dipilih?  Acaranya apa saja?

Untuk tahu jawabannya, simak obrolan santai dalam Kotekatalk-273 pada:

  • Hari/tanggal: Sabtu, 22 Maret 2026
  • Pukul: 16.00 WIB Jakarta/ 10.00 CET Berlin
  • Link: DI SINI

"Buah durian harum baunya, buah manggis manis rasanya. Bersama Komunitas Traveler Kompasiana, kita keliling dunia."

Jumpa Sabtu sore sambil nyamil jajanan lebaran. Kamu juga boleh menceritakan secara singkat tentang suasana lebaran di tempatmu.

Berbagi itu bermanfaat dan indah!

Salam Koteka. (Gana Stegmann)

 

0 Peserta Mendaftar


Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Suka dengan Artikel ini?
0 Orang menyukai Artikel Ini
avatar