Hi, Koteker dan Kompasianer. Apa kabar? Masih sehat dan bahagia, bukan.
Sabtu lalu, Komunitas Traveler Kompasiana dan Pesanggrahan Indonesia e.V. sudah mengundang warga negara asing di Denpasar untuk membicarakan tentang situasi terkini Bali yang terbilang sepi. Sayang, Knut Christian Kiene berhalangan hadir. Sebagai gantinya, moderator Gana Stegmann mengganti tema dengan perjalanannya ke Wina, Austria. Bertindak selaku moderator pengganti adalah mbak Siti Asiyah.
Perjalanan dari rumah ke Linz, Austria, yang diliput secara langsung melalui Kotekatalk akhirnya dilanjutkan dengan perjalanan ke Wina. Butuh waktu satu jam dengan kendaraan roda empat untuk mengunjungi kota yang digemari pelancong dari seluruh dunia.
Gana pernah ke Wina sendiri dengan pesawat, yang hanya 1,5 jam dari bandara Stuttgart. Dari bandara Wina ke kota, hanya 30 menit dengan kereta cepat. Kali kedua, berdua dengan suami dengan mobil.
Tempat yang direkomendasikan untuk dikunjungi adalah:
- Museum Sisi
- Cafe Central (tempat dulu Hitler sering minum kopi)
- Halte kereta kuda (lalu tur keliling selama 40 menit seharga 105 Euro.
- Taman labirin
- Rumah Karl Halaunbrenner (yahudi yang digarong dan dibunuh Nazi)
Dari Austria, kita ke Belanda. Ada mbak Hadiyatie Kidam Putri, diaspora di Belanda yang pernah menempuh pendidikan di Ivio Dutch School. Dia bekerja di Embassy of the state of Qatar dan punya hobi jalan-jalan, traveling, menari dan menyanyi.
Bersama kawan-kawan pecinta seni, ia akan menggelar pentas seni Indonesia untuk penggalangan dana bagi mereka yang terkena bencana di Sumatra. Rencana mulia ini perlu kita dukung dengan memviralkannya, supaya ini menjadi efek domino yang menular pada teman-teman lainnya di seluruh dunia. Selain itu bentuk keprihatinan dan toleransi kepada mereka menjadi cermin bagi kita semua bahwa bhinneka tunggal ika, berbeda tapi tetap satu. Walau bukan orang Sumatra, kita semua orang Indonesia di seluruh dunia adalah saudara.
Bagaimana ide aksi ini tercetus? Bagaimana dukungan pemerintah dan masyarakat lokal terhadap rencana ini? Apa saja program yang akan digelar di sana? Bagaimana pengaturan acara pada hari H? Undangan disebar melalui media apa saja? Kuliner apa yang akan disajikan di sana?
Untuk tahu jawabannya, silakan gabung di Kotekatalk-264 pada:
- Hari/Tanggal: Minggu, 18 Januari 2024
- Pukul: 16.00 WIB Jakarta atau 10.00 CET Amsterdam
- Link: DI SINI
Buah durian harum baunya, buah manggis manis rasanya. Bersama Komunitas Traveler Kompasiana, kita keliling dunia. Kita akan banyak tahu tentang Vught di Belanda, lewat perbincangan dengan mbak Hady melalui zoom.
Hadir, ya.
Jumpa Minggu.
Salam Koteka. (Gana Stegmann)