Apresiasi Peserta Sayembara Cerpen Pulpen XXXII

2026-03-10 08:32:16 | Diperbaharui: 2026-03-10 08:32:16
Apresiasi Peserta Sayembara Cerpen Pulpen XXXII
Apresiasi pesert sayembar cerpen Pulpen XXXII, dokumen Pulpen.

Kepada 31 peserta, Pulpen Kompasiana memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasinya dalam Sayembara Cerpen Pulpen XXXII.

1. Pertanyaan Yang Tidak Pernah Pulang - Nadyakristina Malau 

2. Di Antara Detik yang Terluka - Berliani November Rain 

3. Cermin di Pojok Kamar - Auranita Darmawan 

4. Manusia Individualis yang Mencintai Kedamaian - Prkssirla Anny 

5. Liturgi Nanah dalam Botol – Pradipa Ibnirafif 

6. Tontonan Gadis Karet - S. Hera 

7. "Pak Guru, Kenapa Orang Baik Kadang Tetap Sedih?" - Widodo Antonius 

8. Apa yang Dimuntahkan Tuhan Sebelum Tidur? - Mochamad Iqbal 

9. Melampaui Mintakulburuj - Gema Surya Hendrawan 

10. Mengapa Gigi Taring Andreas Seperti Prince Vlad of Wallachia? - Sri Nur Aminah 

11. Nasi Goreng Warisan Botak - Musad Firdaus 

12. Tak Lebih Panjang, Tak Timpang - Ninik Sirtufi Rahayu 

13. Benarkah Seorang Anak Harus Pulang ke Rumahnya Sendiri? - Ika Ayra 

14. Manual Moral Yang Tak Dijual - Nina Sulistiati 

15. Bunga Kertas yang Tumbuh Dalam Dada - Asih Purwanti 

16. Apakah Kita Sedang Mencari Jawaban, atau Sekadar Bertahan? - T. Ernayuni 

17. Jam Tanpa Detak - Wulan Kashi Dhamar Kinanthi 

18. Adakah Kehidupan di Planet Lain? - Irvan Sjafari 

19. Bertanya pada Pintu yang Tertutup - Daniela Cassandra 

20. Bebas Tanpa Batas - Inong Islamiyati

21. Le Parfum de l'Absence (Aroma Ketidakhadiran) – Dip 

22. Penjual Telur Puyuh di Terminal yang Sama - Irfan Hamonangan Tarihoran 

23. Seminggu, Sebulan, Apa Sejam Lagi? - Sitti Sarifa Kartika Kinasih 

24. Samirla adalah Kera – Gahpraja 

25. Jika Ada Mayat Manusia Di Angkasa, Apakah Mayat Itu Akan Membusuk? - Tiara Noor 

26. Secawan Rindu - A. Sukma Asar 

27. Janji di Saf Terdepan – Kaekaha 

28. Kopi dan Paradoks Ekspektasi - Nikodemus Yudho Sulistyo 

29. Lelaki Bermata Satu - Tia Sulaksono 

30. Pembangkangan Perempuan Pencatat Hujan - Abdul Mukhid 

31. Pembunuhan Tidak Berencana – Ael

Untuk informasi, penjurian memasuki tahap akhir.

Simak pemenangnya dalam waktu dekat.

Salam.

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Suka dengan Artikel ini?
3 Orang menyukai Artikel Ini
avatar