Kepada 20 peserta, Pulpen Kompasiana memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas partisipasinya dalam Sayembara Cerpen Pulpen XXXIX.
1. Menampi Harapan – Gendis Kahiyang;
2. Veron, Raven, dan Bintang Jatuh sebagai Jalan Kekayaan – Annisa;
3. Gawai di Tangan Lumpur di Kaki – Umi Setyowati;
4. Cara Bijak Melakukan Sesuatu dengan Uang 6 Miliar - Budi Susilo;
5. Bara di Toko Cik Eny – A.S. Ishak;
6. Ayam yang Tak Pernah Berkokok – Ditta Atmawijaya;
7. Lelaki Tua dan Rokok Klobot Jagung – Sri Nur Aminah;
8. Cacat Logika – Satrio Wibowo;
9. Cerita Dibalik Qris Abang Sate – T. Ernayuni;
10. Berkat dalam Darurat – Eni Merryana;
11. Portofolio di Kertas Gorengan: Seni Bertahan Hidup Kurir Ojol yang Ditolak – Djumiatun SR;
12. Benang Merah Sekar Laras – Nina Sulistiati;
13. Fondasi dari Dapur Kecil - Adhietyo Soewito;
14. Kembalinya Duo Macan Kampus – Kaekaha;
15. Kita Sama-Sama Menunggu Ledakan Itu, Bukan? – Gagah Pranaja Sirat;
16. Pemecah Batu - M. Sadli Umasangaji;
17. Perempuan yang Menyimpan Musim – Erry Yulia Siahaan;
18. Mati Tidak Tiap Hari – Tia Sulaksono;
19. Senyum Getir – Dienrapra; dan
20. Rp50.000 – Ael.
Untuk informasi, penjurian memasuki tahap akhir. Simak pemenangnya dalam waktu dekat.
Salam.