Goal Setting Selaras Mesin Kecerdasan

2026-01-05 20:39:28 | Diperbaharui: 2026-01-05 20:39:28
Goal Setting Selaras Mesin Kecerdasan
Sumber: STIFIn Family

“Keinginan Terdalam Tiap Mesin Berbeda”, maka poin kuncinya adalah:

Goal yang tepat bukan yang terlihat keren, tapi yang selaras dengan mesin kecerdasan.

Berikut cara membahasnya secara rapi dan aplikatif saat presentasi atau diskusi.


1. Prinsip Utama Goal Setting Berbasis STIFIn

Banyak orang gagal mencapai tujuan bukan karena malas, tetapi karena:

  • goal tidak sesuai dengan kebutuhan terdalam mesinnya

  • motivasi awal bukan berasal dari dalam, melainkan ikut-ikutan

STIFIn membantu kita menjawab pertanyaan:

“Sebenarnya aku mengejar apa?”


2. Goal Setting Berdasarkan Keinginan Terdalam Tiap Mesin

🔹 THINKING

Ingin: kendali, sistem, ekspansi

Ciri goal yang tepat:

  • punya struktur jelas

  • ada hierarki, target, dan indikator keberhasilan

  • memberi ruang untuk mengatur dan mengembangkan

Contoh goal yang sehat:

  • membangun sistem bisnis

  • menjadi pengambil keputusan

  • menciptakan SOP / metode kerja

Catatan penting:
Thinking frustrasi jika goal-nya kabur atau terlalu emosional.


🔹 FEELING

Ingin: pengaruh, penerimaan

Ciri goal yang tepat:

  • berdampak ke orang lain

  • melibatkan relasi dan komunikasi

  • membuatnya merasa dihargai

Contoh goal yang sehat:

  • menjadi fasilitator, guru, mentor

  • membangun komunitas

  • profesi berbasis empati

Catatan penting:
Feeling cepat drop jika goal-nya dingin dan minim apresiasi.


🔹 INTUITING

Ingin: makna, kontribusi spiritual

Ciri goal yang tepat:

  • punya nilai besar dan visi jangka panjang

  • tidak melulu soal materi

  • terasa “bermakna”

Contoh goal yang sehat:

  • gerakan sosial

  • karya inspiratif

  • dakwah, pendidikan, perubahan budaya

Catatan penting:
Intuiting kehilangan energi jika goal hanya angka tanpa makna.


🔹 SENSING

Ingin: stabil, aman, nyata

Ciri goal yang tepat:

  • realistis dan terukur

  • bisa langsung dirasakan hasilnya

  • berhubungan dengan keamanan hidup

Contoh goal yang sehat:

  • pekerjaan tetap

  • keahlian praktis

  • kestabilan finansial

Catatan penting:
Sensing stres jika dipaksa bermimpi terlalu abstrak.


🔹 INSTING

Ingin: ruang gerak, cepat jalan

Ciri goal yang tepat:

  • fleksibel

  • tidak terlalu banyak aturan

  • bisa langsung dieksekusi

Contoh goal yang sehat:

  • projek dinamis

  • wirausaha lapangan

  • pekerjaan mobile

Catatan penting:
Insting akan memberontak jika goal terlalu kaku dan lambat.


3. Kesalahan Umum dalam Goal Setting

  • Meniru goal orang lain tanpa mengenal mesin sendiri

  • Menyusun goal “ideal” versi sosial, bukan versi diri

  • Memaksakan satu standar sukses untuk semua orang

Akibatnya:

  • cepat lelah

  • kehilangan arah

  • menyalahkan diri sendiri

Padahal yang salah sering kali bukan orangnya, tapi goal-nya.

“Kalau goal-mu sesuai mesin kecerdasan, kamu tidak perlu dipaksa—energi akan muncul dengan sendirinya.”

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Suka dengan Artikel ini?
0 Orang menyukai Artikel Ini
avatar