BANDUNG — Al Lathif Islamic School terus mendukung penguatan budaya literasi pelajar melalui kegiatan kunjungan rutin ke perpustakaan bersama Gerakan Literasi AI (GLA). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menumbuhkan minat baca sekaligus membangun kebiasaan belajar mandiri di kalangan pelajar.
Melalui kegiatan membaca bersama, para pelajar diajak menjadikan buku sebagai sumber pengetahuan, inspirasi, dan pengembangan kreativitas. Kunjungan ke perpustakaan juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengeksplorasi beragam bacaan serta memperluas wawasan di luar kegiatan belajar di kelas.
Dukungan Al Lathif Islamic School terhadap kegiatan ini sejalan dengan semangat Gerakan Literasi AI yang mendorong pelajar untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Dalam gerakan ini, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kecakapan memahami informasi, mengembangkan gagasan, serta menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. Kebiasaan membaca menjadi salah satu fondasi penting agar pelajar mampu memanfaatkan AI sebagai alat bantu tanpa kehilangan kemandirian berpikir dan kreativitas.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara berkala ini, Al Lathif Islamic School bersama Gerakan Literasi AI berupaya menghadirkan pengalaman literasi yang menyenangkan dan bermakna bagi pelajar. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan terhadap buku sekaligus memperkuat karakter pembelajar sepanjang hayat.
Kolaborasi ini menegaskan pentingnya peran sekolah dalam membangun budaya literasi yang relevan dengan kebutuhan generasi muda. Dengan memperkuat kebiasaan membaca dan kemampuan berpikir kritis, pelajar diharapkan mampu menghadapi perkembangan teknologi secara lebih cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab.