Bandung, 16 Oktober 2026 — Gerakan Literasi AI (GLA) memberikan apresiasi kepada Rajamuda Wiratmaja, siswa kelas IX Al Lathif Islamic Secondary School, yang terpilih sebagai pemenang tantangan menulis cerpen bulanan. Apresiasi ini diberikan atas keberhasilannya menghasilkan karya cerpen yang dinilai terbaik di antara sekitar 40 pelajar yang berpartisipasi.
Tantangan menulis cerpen ini mengangkat berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan remaja, mulai dari kesehatan mental, perundungan (bullying), hingga dinamika keluarga akibat perceraian atau broken home. Melalui kegiatan ini, para pelajar diberi ruang untuk menuangkan gagasan, mengolah pengalaman dan pengamatan, serta menyampaikan kegelisahan mereka melalui karya sastra.
Terpilihnya Rajamuda sebagai pemenang menjadi bentuk penghargaan atas proses kreatif yang dijalani para peserta. Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa pelajar memiliki potensi untuk menghasilkan karya yang menyentuh dan mengangkat persoalan sosial yang relevan dengan kehidupan mereka.
Bagi Gerakan Literasi AI, pemberian apresiasi bukan sekadar penghargaan atas karya terbaik, melainkan bagian dari upaya menumbuhkan motivasi dan kepercayaan diri generasi muda untuk terus menulis. GLA mendorong pelajar agar berani menyampaikan gagasan, mengembangkan daya kritis, serta menjadikan literasi sebagai bekal untuk memahami diri sendiri dan lingkungan sekitar.
Melalui tantangan menulis yang diselenggarakan secara berkala, Gerakan Literasi AI berharap semakin banyak pelajar yang tumbuh menjadi penulis muda dengan karya yang bermakna. Bukan hanya untuk mengasah keterampilan menulis, tetapi juga membuka peluang bagi mereka untuk mengembangkan karier di dunia kepenulisan.